Sedikit
tulisan mengenai INTERNET OF THINGS (IOT)
October 2015
Perkenalkan
nama saya Dwi Dika Putri Asheri. Saya seorang mahasiswi semester 3 Sistem
Informasi Universitas Gunadarma. Saya akan mencoba membuat sebuah tulisan
mengenai Internet Of Things atau biasa disingkat dengan IOT. Jujur ketika dosen
saya memberi tugas untuk mebuat tulisan mengenai IOT ini, saya baru mendengar
sekaligus baru mengetahui apa itu IOT. Mungkin karena saya kurang update
mengenai tekhnologi yang sekarang masih booming, yaitu internet of things ini. Menurut
berbagai sumber dari internet dimana saya mencari tahu apa itu IOT, ternyata
dapat diambil definisi singkat bahwa
Internet Of Things atau IOT ini adalah sebuah perangkat cerdas dimana
antara benda yang satu dengan benda yang
lain dapat berkomunikasi atau terhubung melalui jaringan internet.
Internet
of Things (IOT) ini pertama kali dimunculkan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999
di salah satu presentasinya. Saat ini banyak perusahaan besar yang mulai
mendalami Internet of Things ini, diantaranya Intel, Microsoft, Oracle,
dan banyak yang lainnya. Untuk cara kerja IoT
itu sendiri yaitu dengan cara memanfaatkan sebuah argumentasi pemrograman dimana
tiap-tiap perintah argumennya itu menghasilkan sebuah interaksi antara sesama
mesin yang saling terhubung secara otomatis tanpa campur tangan manusia dan
dalam jarak berapa pun. Internetlah yang menjadi penghubung di antara kedua
interaksi mesin tersebut, sementara manusia hanya bertugas sebagai pengatur dan
pengawas bekerjanya alat tersebut secara langsung. Tentu saja akan banyak manfaat yang dihasilkan
dari IOT ini, seperti pekerjaan kita dapat dengan mudah dan cepat
terselesaikan.
Adapun
contoh penerapan tekhnologi IOT dalam kehidupan sehari-hari saya ambil contoh
adalah sebuah camera cctv yang biasa ada di jalan raya atau dikenal dengan Traffic
Camera. Dengan bantuan traffic camera yang sudah dirancang dengan sistem yang
teratur sedemikian rupa, maka apabila terjadi terjadi kecelakaan atau
sejenisnya, traffic camera tersebut akan memberikan informasi ke City Traffic
Camera System yang kemudian dari City Traffic Camera System akan
meneruskan informasi tersebut ke City
Transportation System bahwa telah terjadi kecelakaan di jalan x. Kemudian pihak
pusat langsung mengambil tindakan untuk memberikan pertolongan dengan cara
menghubungi pihak kepolisian terdekat untuk turun ke lapangan langsung menuju ke tempat kejadian perkara.
Sehingga korban kecelakaan pun bisa langsung ditangani dengan dibawa ke rumah
sakit terdekat. Selain informasi kecelakaan, traffic camera juga bisa
memberikan informasi mengenai kemacetan dan cuaca. Seperti yang biasa kita
lihat ketika kita sedang menonton acara berita di televisi pada pagi hari, di
akhir segmen pembawa berita memberikan informasi kepada kita mengenai informasi
kemacetan maupun cuaca yang terjadi di berbagai daerah pada hari itu. Dengan
demikian, maka kita dapat dengan mudah merancang aktifitas apa saja yang akan
kita kerjakan atau kita tunda pada hari itu juga. Nah, itu semua adalah hasil
kerja dari tekhnologi Internet Of Things (IOT) ini yang dapat membuat pekerjan
kita menjadi lebih mudah, efisian dan lebih cepat terselesaikan.
Namun,
Internet Of Things ini juga mempunyai tantangan terbesar dalam melakukan
kinerjanya. Tantangan terbesar dalam mengkonfigurasi Internet of Things ini ialah
menyusun jaringan komunikasinya sendiri, dimana jaringan tersebut sangatlah
kompleks dan memerlukan sistem keamanan yang ketat. Selain itu, biaya yang
mahal sering menjadi penyebab kegagalan yang berujung pada gagalnya produksi di
kalangan perusahaan besar seperti Microsoft, Intel dan Oracle.
Sekian sedikit coretan dari saya,
terkait Internet Of Things (IOT). Apabila ada yang kurang tepat saya mohon
maaf.
Semoga bermanfaat,
Terima Kasih.